Saya mencoba bisnis ini. Memang bukan bisnis sembarangan karena saya belum berpengalaman. Sementara saya mau bergabung dengan teman pemilik Toko Bahan Bangunan. Sementara, saya menyiapkan lahan, luas antara 120-150 m2.
Desain bangunan dan bahan-bahan serta proses kontruksi dan admistrasinya satu paket.
Mekanismenya bagi hasil. Kalo proyek ini gak jalan, minimal saya masih punya asset, tanahnya.
Bulan ini mau mulai, yang kecil-kecil aja dulu, sebagai sebuah proses pembelajaran. Ada lahan 130m dan ditawarkan ke konsumen untuk dibangun rumah tipe 45, dengan spesifikasi teknis, fondasi batu kali, dinding bata-merah berplester, rangka atap baja-ringan, keramik. Kira-kira dua kamar tidur, kmandi dan dapur. Berapa harga minimumnya ya… (Yang penting juga bisa ambil KPR)…
Bisnis Baru…Developer Bangunan…
May 6, 2011 at 4:45 am (Uncategorized)
Akhirnya….
May 6, 2011 at 4:28 am (Uncategorized)
Setelah beberapa kali jungkir balik, jatuh bangun agaknya Lapak ini gak mampu bertahan. Sistem sudah dikembangkan, modal sudah beberapa kali disuntik. Sayang saya gak bisa terjun langsung mengawasi berjalannya sistem, akhirnya saya putuskan menutup bisnis ini.
Sewa tempat masih 3 tahu lagi. Bagus juga kalo ada yang mau take-over (sewa Rp 1,5 juta per tahun) dan asset senilai 16 juta Rp. Total Rp. 20,5 juta. Jika ada berminat mengambil alih, hubungi saya.
Juga, saya masih punya beban angsuran mobil Suzuki Cary th 2008 (STNIK Nov 2008) untuk lima bulan sampai dengan bln Oktober 2011. Kalo ada yang berminat untuk over-kredit, silahkan hubungi saya. Berapa ? sisa cicilan 5 bulan @Rp. 2 juta per bulan. Saya sudah mencicil 31 bulan, total 62 jt. DP saya 24 juta saya anggap sebagai depresiasi, saya ngambil 3 jt aja deh. Jadi saya bukan tawaran Rp. 65 juta + sisa cicilan 5 bulan @Rp. 2 juta. Jika ada yang berminat, silahkan hubungi saya.
Ini pengalaman kedua saya bangkrut dalam bisnis. Bisnis ini pengelolaannya emang saya serahkan kepada orang lain. Saya pernah juga menyerahkan pengelolaan bisnis kepada keponakan saya. Rupanya tidak ada rumus, kepada siapa pengelolaan bisnis diserahkan. Mestinya, sebuah usaha bisnis memang dikendalilkan sendiri. Bahwa itu menggunakan tenaga orang lain, bisa saja tetapi tetap dalam kendala kita.
Saya kira itu pelajaran berharga yang bisa diambil karena bisnis adalah suatu sistem yang dikembangkan untuk memperoleh keuntungan yang dapat dikendalikan dan dikontrol oleh pemiliknya. Bisa saya menggunakan tenaga orang lain ataupun duit orang lain.
Saya masih mencoba mencari bisnis lain yang pengendaliannya lebih mudah….